Thursday, August 04, 2005

merasa bahagia

Permintaan utama gue kalo lagi berdoa adalah minta yang terbaik. Dilancarkan semua yang terbaik buat gue dan dimudahkan jalannya supaya yang terbaik itu cepet nyampe depan mata gue.

Tapi ternyata minta yang terbaik bukan hal yang paling gampang untuk disebutkan. Seringnya yang pengen keluar adalah minta apa yang kita mau dan apa yang lagi dipengenin. Seringnya yang pengen didoain adalah hal-hal memaksa supaya semuanya as good as a fairy tale. Akhirnya keluarlah satu doa sempurna, yaitu berharap apa yang kita mau harus jadi yang terbaik buat kita. Padahal deep inside my heart gue tau kalo itu maksa banget.

Memang gak semua mimpi bisa disatuin. Apalagi kalo berkaitan dengan orang lain, lokasi, waktu dan lain sebagainya. Gue mendamba suatu kompleks mungil yang isinya semua yang gue mau. Ada sahabat, keluarga, pasangan dan anak, dilengkapi dengan infrastruktur berupa kantor-kantor yang tepat untuk setiap individu yang gue sayang yang cuma segelintir itu serta sekolah yang baik. Supaya gak perlu ada farewell. Satu-satunya pesta yg gue gak suka selain pesta dung dung.


Makanya itu yang buat gue seneng main The Sims, dimana kehidupan bisa lo atur sesuai dengan yang lo mau. Mau tambah tajir bisa cheat dengan gampang dan tidak berdosa, tambah seneng atau sedih ada prosedur2nya dan gak mungkin gagal karna udah sesuai dengan program2 yang udah diatur, tambah fitur-fitur tinggal nanya dan download2 di internet, dan yang paling asik, kalo udah bosen atau sebel, tinggal direstart aja. Dan yang pasti, gak ada yang pake hati. Jadi gak perlu ada rasa sedih dan takut akibat proses meninggalkan-ditinggalkan. Dalam The Sims semuanya udah pasti jalannya. Gak kaya kehidupan gue where the only certain thing is uncertainty.

Kemarin sempet ada suatu harapan. Tempat baru yang tampaknya menyenangkan dan banyak yang baru baru dan tampak meriah. Nggak taunya hari ini dapet kabar ternyata tempatnya masih belum buat gue. Lagi. Gue bisa koleksi surat penolakan nih. Disinilah ego gue keluar. Walau tiap saat berdoa agar diberikan yang terbaik, dan dengan berat hati meminta jika ini bukan yang terbaik maka jauhkanlah, tetep aja bak tergampar yang namanya ditolak lagi. Ditambah lagi pas mo dikeluarin ke seorang sahabat eh malah dicuekiiinnn!! Jadi aja jalan-jalan beli es krim sendirian demi menghibur diri. Untung disusulin sambil ngos2an, jadi gak bete lagi deh. Malah jadi gak enak. Hehhehe.

Tapi memang Tuhan gak pernah cuekin gue lama-lama, walau guenya sering banget cuekin Dia. Sorenya ada harapan lagi muncul. Abis itu menghibur diri dengan jalan-jalan tolol nengok kos temen, naek bajaj sempit-sempitan dan ngata2in bos. Emang Tuhan suka kerja dengan cara yang kadang gue terlalu bodoh untuk ngerti.

Malamnya dengerin lagu ‘Aku Ingin’ yang direkamin sama sahabat jelek gue itu. Walau takut sama apa yang didepan dan kadang berharap waktu berhenti sampai sini saja, gue berdoa lagi untuk dilancarkan semua yang terbaik buat gue. Dan sedikit nyelipin doa maksa ajaran Indra Lesmana: gue ingin senantiasa merasa bahagia.

(PS: entah kenapa lately gue gak bisa lagi terlalu egois, sekarang tiap berdoa akan selalu berlaku jamak, for me and for those who will always live in my heart)

‘sejuknya hembus angin, tlah redakan
sgala amarah dalam hatiku

terkadang kusendiri tak mengerti,
begitu mudah daku kecewa

dan ini sering kali terjadi
setiap harapanku tak terpenuhi

kucoba menyendiri, dan membisu
tuk memahami, isi jiwaku

lalu tercipta sebuah lagu merdu
tempat curahan segala resah

dan kuceritakan, pada dunia
tentang harapan dan angan-anganku’

aku ingin dapat, bebas lepas
aku ingin senantiasa, merasa bahagia

aku ingin dapat, terbang jauh
bila tiada ada yang peduli’

1 comment:

stania said...

duy, gue nemuin posting lo ini karena gue googling "gue gak bahagia" ..